Rabu, 30 Agustus 2017

Terjunkan Penyelam, Tim SAR Temukan Jasad Nicolas di Pantai Nusa Penida

Tim SAR melakukan pencarian korban tenggelam di Pantai Batu Bolong Nusa Penida/foto:sar dps
KLUNGKUNG - Dengan menerjukan tim penyelam operasi pencarian terhadap Nicolas Reg (32) yang dikabarkan tenggelam saat melakukan spearfishing di Pantai Batu Bolong Nusa Penida, Klungkung akhirnya membuahkan hasil korban ditemukan sudah meninggal dunia.

Tim rescue Basarnas Kantor SAR Denpasar bersama tim penyelam dari pihak keluarga korban melakukan pencarian sejak pagi tadi, Kamis (31/8/2017).

RIB 11 meter bertolak dari Pelabuhan Benoa sekitar pukul 06.00 Wita menuju Batu Bolong. Sekitar pukul 08.40 tim telah bergabung dengan potensi SAR lainnya dan memulai persiapan penyelaman oleh relawan Sanur.

Kepala Kantor SAR Denpasar Ketut Gede Ardana menjelaskan, pengerahan RIB 11 meter didukung 3 unit speed boat saling berkoordinasi membagi area pencarian. "Penyelaman sorti pertama masih belum memberikan hasil," ujar Ardana.

Diketahui, operasi SAR dilakukan melalui udara dan perairan Nusa Penida sekitaran Batu Bolong. Pada upaya pencarian itu, sempat ditemukan pelampung yang dikenakan korban.

Dari penuturan Mario, rekan korban, dia menemukan pelampung di bawah batu bolong, yakni arah utara dari lokasi Niccolas tenggelam.

Kemudian diputusakan melakukan penyelaman difokuskan di sekitar area ditemukan pelampung korban dan seputaran batu bolong. Tim SAR gabungan juga melakukan penyisiran di permukaan air laut.

"Akhirnya pukul 10.30 Wita tim penyelam berhasil menemukan korban dengan kondisi meninggal dunia, tepatnya pada koordinat 08 46,421 S – 115 29,126 E," sebut Ardana.

Selanjutnya, jasad Nicholas dievakuasi ke atas boat dan selanjutnya dibawa menuju Pantai Semawang. Sementara itu tim dari Kantor SAR Denpasar bersama Pusdalops Provinsi Bali sudah standby untuk proses evakuasi selanjutnya menuju daratan.

Sekitar pukul 11.25 Wita RIB 11 meter dan speedboad yang membawa korban telah merapat di Pantai Semawang. Usai tiba di daratan, pihak keluarga membawa jenasah Nicolas ke RSUP Sanglah. (rhm)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar